March 19, 2009

Musim “Penyakit” Telah Tiba!

Bu Wakil sakit….menurut kabar dari Fesbuk yang terakhir, panasnya mencapai 39,2 C. Bu Ketua sudah meminta Bu waks untuk segera ke dokter dengan menggunakan segala fasilitas EJD Club. Asuransi? Mobil Jemputan? Biaya Obat? Dokter Gratis? Sayangnya bukan! Maksudnya do`a 50.000 jombloers anggota EJD.  Secara menurut Bu Wakil sendiri, omongan jomblo sakti mandraguna……Doanya juga, Insya Allah!

Bu Ketua masih belum bisa menghubungi Bu Wakil tentang jenis sakit dan apa penyebabnya. Semoga saja bukan karena memendam rindu yang membara kepada seorang insan manusia! (Uuups, Maaf Bu Waks diriku tidak tahan menggosip kalau kau tidak ada!) Secara, semakin hari penyakit para ikan kering makin aneh-aneh aja. Bu Ketua iseng identifikasi beberapa penyakit atau gejala-gejala yang diderita para ikan kering. Kayaknya setelah musim valentine berlalu sekarang musimnya “penyakit” aneh-aneh diderita oleh anggota EJD:

1.    Mules lihat wajah mantan yang tiba-tiba nongol di friends teman di Fesbuk atau Frenster.

2.    Histeria berlebihan mendapat sms dari cowok yang baru dikenal, padahal isi sms-nya, “Eh maaf siapa tadi yang miscall aku ya?”

3.    Lemah, lesu dan males setiap kali ada undangan pernikahan. Biasanya gejala ini makin parah, kalau nggak ada temen yang bisa diajak pergi.

4.    Kuping suka berdengung…krik….krik…krik….atau zzzztttt…..zzzztttt…..karena sudah 2 bulan nggak ada gebetan.

5.    Pilek parah dan mata bengkak karena kebanyakan nonton Drama Romantis Korea.

6.    Insmonia  dan jantung berdebar-debar setelah kirim comment di wall cowok yang baru di-add setelah ketemuan di acara reuni.

7.    ……

8.    …….( anda lebih tahu dari Bu Ketua)

Ha..ha…lumayan juga hasil berburu Bu Ketua!  Terpaksa ada yang disamarkan dikit dari gejala penyakit aslinya, karena yang mengalami penyakit bisa marah-marah hi..hi…hi… (Sok menertawakan orang agar diri sendiri biar nggak ketahuan menderita gejala di atas juga) Daripada diderita sendiri jeng-jeng, kan lebih baik ditertawakan bersama-sama. Yah sekalian mengamalkan pelajaran PPKn dulu, “Gotong Royong dan Tenggang Rasa”  *Iya Bu Ketua paham, lama-lama omongan Bu Ketua makin ngelantur…tapi Bu Kets nggak demam kok!

Anyway, moga2 Bu waks cepat sembuh, soalnya ternyata pekerjaan Bu waks mendaftar jomblo-jomblo baru ternyata berat juga….!

March 3, 2009

Ada Dinosaurus di Kepala Kita…..!

Pulang dari ikut Trening di Bali kemarin, Bu Ketua dapat bacaan baru judulnya “Komik Non Komunikasi”, karya Larry Gonnick. Komiknya lucu, walaupun untuk penggemar manga atau anime seperti bu wakil misalnya, komik Gonnick ini pasti kelihatan berantakan. Ok gini…intinya, komik ini menceritakan soalnya carut-marutnya manusia melakukan komunikasi, karena hal yang disebut bahasa.

Katanya, sebenarnya manusia itu punya naluri hewani di dalam dirinya masing-masing. Yang mengatur tuh namanya sistem limbik di otak yang berguna untuk memerintahkan manusia untuk makan, berkelahi, melarikan diri dan…..ehm bereproduksi. Then, Gonnick merepresentasikan sistem limbik di otak itu  dengan wujud “dinosaurus” yang setiap saat membisiki telinga kita (dinosaurus termasuk makhluk ini paling atraktif dalam menarik pasangan loh!) Ilustrasinya sbb :  kalau bu wakil bertemu dan kenalan dengan cowok keren di Grand Indonesia misalnya, dan maka sistem limbik di otak bu wakil yang berhubungan dengan reproduksi (alias si dinosaurus) akan menyuarakan di kepala Bu wakil, “Ya ampun elo keren banget! Mau nggak jadi cowok gw??!!”

Tapi apakah itu akan terucap??? “YA NGGAK LAH, ENAK AJA! EMANG GW CEWEK CANTIK APAAN??!! ” (Suara Bu Wakil yang menggelegar langsung terdengar!)

Betul itu, Bu Ketua menebak pasti kata ini yang terucap, “hai sudah lama bekerja disini? enak dong!” atau “dulu kuliahnya dimana? Ha di jogja, sama!”

Nah pasti si dinosaurus di kepala kita langsung bilang, “Payah lo!”, tapi otak kita yang lain, yang sudah disekolahin bertahun-tahun sampai banyak banget S-nya (SD< SMP< SMA<S1<S2<S3<S-cendol) pasti akan membantah, “itu malu-maluin tahu! nggak etis! norak!” Jadi seringkali muncul malah bahasa-bahasa yang membuat maksud kita tak sampai. Contohnya nih ketika ada cowok itu ngajak kita pergi bareng teman2nya kita jawab, “Aduh gimana, ikutan nggak ya?” Dengan maksud nih, dia bakal bilang, “Ayolah ikut aja, aku kan pengen banget pergi ma kamu”. Tapi yang terucap dari mulut si dia malah, “Ya sudah, kalo kamu nggak mau ya gak pa-pa!”

Dinosaurus apa Burung Onta ya???

Dinosaurus apa Burung Onta ya???

Jadi Bu Kets, sebenarnya elo mau ngomong apa seh? Nyuruh kita mengikuti Si Dino yang membuat kredibilitas kita sebagai cewek manis and santun langsung lenyap? Jujur aja nih jeng2, Bu Kets juga bingung! Karena sebagai penderita WR2RG, dinosaurus di kepala bu Ketua udah marah2 sejak dulu, karena Bu Ketua malah mengeluarkan kata-kata yang sama sekali bertolak belakang dengan apa yang sebenarnya diinginkan otak bu Ketua.

So….gini kali ya (sekali lagi, jangan percaya omongan jomblo)  ikuti aja keinginan si dino *hanya untuk yang belum menikah*, maksudnya jangan mengucapkan atau melakukan hal-hal yang nyambung dengan apa yang kita inginkan. Udahlah jangan terlalu parno, salah tingkah atau banyak pertimbangan. Gunakan bahasa yang katanya modern dan keren yang diajarkan sekolah-sekolah dengan tepat dan kena langsung ke sasaran, tapi jangan juga terlalu canggih sampai orang yang kita ajak ngomong malah bingung. Contohnya apa Bu Kets? Ha..ha…jangan tanya, Bu Kets sendiri  salah terus kalo mempraktekkannya!

February 14, 2009

Its the D-day greetings!

greetings

Yup, inilah bulan keramat para Jomblo terutama tanggal yang tepat ditengah itu *you-know-what-number*. Seperti biasa bu ketua tidak bisa hadir dalam peristiwa penting untuk para EJD kali ini, seperti halnya saat launching blog pertama kali…Jadi kali ini bu wakil lah yang mewakili dirinya yang sedang menenangkan diri di kampung halaman. Bulan ini sepertinya terlalu berat bagi bu ketua. Marilah kita bersama-sama mendoakan kesehatan mental bu ketua. xixixi…

Well, sesuai instruksi bu ketua, bu wakil tidak akan memberikan sambutan sepanjang naskah pidato kepresidenan dan semoga tahun depan kita tidak merayakannya lagi. Amin.

HAPPY SINGLES AWARENESS DAY!!!


xoxo

-bu wakil ketua EJD-

February 10, 2009

Tugas Keempat

“However, saya akan berjuang agar kamu juga bisa menunuaikan tugas keempat yang menurut saya sangat penting : CARI JODOH DI ACEH”

Itu adalah paragraph terakhir dalam email yang ditulis oleh Bos Bu Ketua yang dengan kejamnya telah menjerumuskan Bu Ketua untuk bekerja 2-3 bulan di Kantor Aceh. Sebenarnya sih, Bu Ketua lagi kena karma karena dulu pernah iseng mengatakan bahwa bersedia ditempatkan di sana. Ketika Bu Ketua mencoba bekerja 10 hari disana, 6 bulan lalu, langsung deh Bu Ketua menelan semua kata-kata tentang Aceh yang dulu pernah terucap dengan indah (lirik lagu album terbaru Bu Ketua).Ternyata selain tidak dapat dipercaya, omongan jomblo juga sakti mandraguna, sekarang ucapan Bu Ketua benar-benar terlaksana *Betul Bu Wakil, omongan jomblo bahkan lebih sakti dari omongan wanita yang sedang ingin bermalas-malasan dengan alasan dalam masa menyusui*

Sebenarnya email itu cukup panjang dan membosankan, yang menjelaskan bahwa dalam waktu 3 bulan, Bu Ketua harus melakukan ini, itu, anu, sono, situ..tapi herannya di pada akhir paragraph ada kalimat yang mengganggu di atas. Sebelnya, email itu di-repply teman-teman Bu Ketua sekantor yang lain dan membahas sebaiknya apa yang harus Bu ketua dipersiapkan agar “tugas keempat” Bu Ketua terlaksana. Bahkan teman Bu Ketua yang lain bilang, “Jadi kamu belum boleh pulang ke Jakarta, kalau kamu belum mendapatkan satu nama yang bisa kita approve untuk calon suami kamu

Akhirnya Bu Ketua memutus reply email-email itu dengan bilang:

1. Tugas keempat tidak ada dalam kontrak saya

2. Tidak ada gaji tambahan untuk melaksanakan itu.

3. Atau, tugas nomor 1-3 dihapus, saya akan melaksanakan tugas nomor 4 saja.

Bu Ketua pernah bilang bahwa apapun yang dilakukan oleh seorang ‘ikan kering’ pasti dihubungkan dengan “that” things.  Tampaknya, akhir-akhir ini bukan hanya apa saja yang Bu Ketua lakukan akan dihubungan dengan bisnis perjodohan, tapi juga apa yang orang-orang rencanakan untuk Bu Ketua. Entah mengapa, Bu ketua merasa orang-orang di sekitar Bu ketua, baik itu temen kantor, temen kos, temen SMA, temen Kuliah, Temen Chatting, sampai “temen makan temen” lebih heboh dari bu Ketua sendiri, soal status jomblo Bu Ketua.

Mereka menawarkan berbagai alternatif, misalnya seperti Bos Bu Ketua yang menyarankan Bu Ketua “berburu” Di Aceh, atau temen Bu Ketua mengenalkan temennya yang ternyata cowok yang lebih 3 tahun lebih muda dari Bu Ketua (mungkin dia menduga Bu Ketua sejenis ulat bulu yang suka daun muda…hi..hi…hi….) dan teman sebelah meja Bu Ketua juga mengajak ikut pengajian yang entah di mana, untuk tujuan yang sama pula :perjodohan.

Jadi kenapa Bu Ketua masih saja jomblo, padahal tawaran begitu melimpah ruah, kayak diskon di Tanah Abang menjelang Lebaran??

Pledoi (aduh ingat jaman kuliah) Bu Ketua adalah:

Pertama, seringkali tawaran itu cuma sebatas tawaran. Kayaknya sudah menjadi semacam kewajiban kalau elo punya temen jomblo, maka harus ada kata-kata ini di sela percakapan, “mau gw kenalin ma temen gw nggak?”

Kedua, Bu Ketua adalah tipe “Best advisor in love “yang dengan semangat menyuruh teman Bu Ketua untuk ketemuan dengan orang yang baru dia kenal di fesbuk, tapi diri sendiri nggak pede bilang “hai” sama cowok yang baru dikenal di YM.

So, dari 2 alasan di atas, terlihat kan betapa susahnya Bu Kets meletakkan jabatan Ketua Club ini…phffffff! (mendesah panjang, berat,….seakan membawa beban dunia)

 

January 28, 2009

berita singkat klub….

Barusan Bu Waks dan Bu Kets mengadakan rapat pagi via satelit dan dari sana Bu Kets mengeluhkan bahwa dia akan keluar kota bersama orang yang pernah merasakan jurus jutex-nya (lihat Miss Cuex – Jutex).

Dalam keadaan diatas angin, Bu Waks pun menggoda *lebih tepatnya mengejek :p* bu Kets tentang petuahnya yang luar biasa canggih di artikel yang ia buat itu, “Buang muka jutex and cuex, walaupun itu bukan the right guy seperti yang diinginkan”. Nasihat yang bagus sekali untuk diteladani, bukan?

Merasa terancam, Bu Kets kita yang punya bakat besar dalam hal “ngeles” ini pun membalas dengan kata-kata sakti EJD “Omongan Jomblo Gak Bisa Dipercaya!”

Bu Waks jadi tidak bisa berkutik oleh ajimat saktinya sendiri. Kalimat itu sama saktinya dengan kalimat sakti wanita menyusui yang sedang ingin makan banyak lalu malas-malasan dengan alasan “sedang masa menyusui”.

Kalimat itu membuat pengecualian yang berpotensi mengancam semua rencana EJD menuju ZeroJomblo. ini dia celah hukum yang menjadi kelemahan EJD. Karena itu Bu Waks menghimbau para anggota, yang hari ini entah kenapa jadi lebih banyak gara-gara blog tetangga, untuk lebih bijaksana dalam mempergunakan kalimat sakti itu.

xoxo….
-Bu Wakil Ketua-

January 19, 2009

kenapa menikah?

pretty busy
<a

Inilah enaknya jadi salah satu pemilik blog, bisa numpang narsis! (hehehe…apa kabar bu, ketua? aku hanya menjalankan saranmu waktu itu)

Tas yg ada diatas itu hasil design bu wakil lho! Pokoknya harus bilang bagus! Klo nggak nanti gw pecat dari EJD! *penting yak?*

eniway busway, gw jg mo sharing2 dikitlah kepada para anggota EJD tercinta yang anggotanya sudah mencapai 10 ribu org ini soal topik bu ketua sebelumnya wich is…me-me-me-me-nikah… *gagapnya kumat*
Pertanyaan ini baru muncul tadi pagi di otak bu wakil: kenapa sih cewek itu sudah bercita2 untuk jadi pengantin sejak kecil? setidaknya hampir semua cewek yang gw kenal. Kyknya menjadi pengantin itu prestis tersendiri. Dream come true gitu. emang iya ya? kenapa?

ayo cewek-cewek pada ngaku, suka ngabayangin nggak mau nikah pake baju apa, warna apa, adat apa, dimana, bla, bla, bla…?
apa karena kita di-brainwash sejak kecil bahwa kebahagian terbesar perempuan itu menikah? atau otak kita sudah didesain sedemikian rupa sampai kita suka gaun2 manis berbunga ungu? *bwahaha..eror!*

tau ah…bu wakil lagi sinis mode:on nih. Padahal set designnya jelas-jelas mengatakan bu wakil suka yg manis-manis.
maaf ya.

xoxo…
bu wakil ketua

January 18, 2009

numpang narseisss….(OOT bgt!)

he...lucu ya?

he...lucu ya?

January 8, 2009

Me-Ni-Ka…..H!!

Bu Ketua ditanya oleh salah seorang anggota EJD, “Apa resolusi kamu untuk 2009?”

Dengan bangga Bu Ketua menjawab, “ngelanjutin S2, punya rumah (walaupun cuma rumah merpati), karir bagus….”

“Menikah?”

“Kalau yang itu mah kayaknya nggak berani”

“Lah kenapa?”

“Nggak tahau ya, walaupun sudah baca The Secret berkali-kali, susah sekali berpositive thinkin ria kalau tahun ini aku bakal menikah”

Teman Bu Ketua manggut-manggut, “Pantes…”

“Pantes apa?”

“Kamu jadi Ketua Club yang aneh bin ajaib ini”

Sebenarnya pengen ngelempar makhluk kurang ajar itu dengan sendal wedges Bu Ketua yang tebalnya 12cm, tapi nggak jadi. Kali aja, walaupun kurang ajar, dia dikirimkan Tuhan untuk mengingatkan Bu Ketua, kalo memang setiap tahun belum pernah sekalipun Bu Ketua beresolusi tentang sebuah pernikahan. Paling banter, Yah….tahun ini gw bakal dapat pacar! Dan yang selalu terjadi, target Bu Ketua untuk mendapatkan cowok selalu meleset.

Mungkin bener juga kata ahli motivasi. Kali punya target jangan tanggung-tanggung. Misalnya tahun ini kita punya target bakal jadi manager. Yah kali semeleset-melesetnya jadi calon wakil asisten manager…kejauhan ya??? Nah mungkin rumus yang sama bakal terjadi juga dalam kehidupan percintaan. Daripada beresolusi untuk sekedar dapat cowok, mending nikah aja sekalian!! Kalau bener terjadi, anggap kejutan besar 2009. Kalau nggak kali aja di bawahnya dikit, dapat gebetan baru. Kalau masih belum, ya…di bawahnya dikit lagi dapat TTM. Masih nggak juga? Berarti kemarin yang dicanangkan bukan resolusi, tapi sekedar igauan ketika tidur setelah capek nonton kembang api di Monas dan pulangnya harus jalan kakai berputar-putar menghindari kemacetan…uupps maaf Bu Ketua kok jadi curhat gini yach!

“OK deh,” kata bu Ketua pada temen Bu ketua yang menjengkelkan itu, setelah tidak jadi menimpuk wajahnya dengan sendal “Aku tambahin resolusi Tahun 2009-nya”

“Aku mau S2, beli rumah (walaupun cuma rumah Merpati), karir bagus dan Me-Ni-Ka……H!!”

Gile, syusyeh banget ngomongnya!

 

December 24, 2008

Oh Baby, It`s Sweet Revenge!

Miss DH, yang profesi sehari-harinya mengajar anak-anak bule yang lucu-lucu, bercerita pada Bu ketua kalau dia sedang ada proyek menggambar kartun-kartun untuk anak-anak. Kartunnya tentang Hewan. Bu Ketua menunggui Miss DH yang lagi menggambar (lebih tepatnya mengganggu) dengan berkali-kali nyelonong di YM-nya. Yah salah Miss DH sendiri kok waktu bekerja YM-nya gak dimatiin, tul?? Obrolan nggak jelas Bu ketua dan Miss DH akhirnya ngelantur ke daftar cowok yang telah menyia-nyiakan kita. Maksudnya cowok-cowok yang telah menyia-nyiakan “kecantikan” dan perhatian kita.

Lagi seru-serunya ngobrol, Miss DH nyeletuk, “Nah gambar ularnya sudah selesai”. Entah dapat dari ilham darimana, Bu ketua minta pada Miss DH, untuk menamainya dengan nama salah satu cowok yang telah pernah ditaksir Bu ketua. Miss DH akhirnya ikut bersemangat untuk menamai hewan-hewan yang digambarnya dengan cowok-cowok yang pernah “menyia-nyiakannya” juga.  Bu Ketua request untuk nama landak dan monyetnya juga. Then we have a group animal with cute name….yang sebut saja (bukan nama sebenarnnya) Christo, Nicko, Mailo…etc..etc…Trus kita ketawa-ketiwi setelah membayangkan wajah cowok2  itu diganti dengan wajah hewan2 yang lucu!

Oh Baby, It`s Sweet Revenge!

Pick Your Own Name for This Picture. I did!

Pick Your Own Name for This Picture. I did!

Kadang bales dendam memang nggak perlu pakai acara ngamuk-ngamuk di depan pagar rumah si cowok atau bersumpah akan dapat cowok yang lebih cakep dan tajir dari cowok yang telah menyia-nyiakan kecantikan kita tersebut. Apalagi daftar jadi saudara seperguruan Alam, si penyanyi dangdut. Cari mbah dukun yang bisa nyembur-nyembur….Jangan atuh neng! Pamali euy!

Lebih klasik lagi, bales dendam yang sering Bu ketua lihat adalah dandan secakep mungkin di pesta kawinan mantan atau cowok yang pernah kita taksir sambil ngagandeng temen cowok kita yang paling keren *kalau apesnya pas hari H, belum ada yang bisa digandeng…selain truk butut yang parkir depan rumah* Maksudnya nih biar si cowok nyesel, “Aduh, aku kok menyia-nyiakan makhluk secantik ini”. Padahal kan kalau dipikir, namanya acara kawinan mempelai perempuan pasti didandani lebih habis-habisan daripada kita yang sudah merasa dandan habis-habisan juga..ha….ha….ha….!

Tapi contohlah Bu wakil. Kata dia, “I don`t do revenge karena nggak sesuai dengan pribadi gw yang lemah lembut ini”. Oh…Bu Wakil, You`re Too Tweeett! “Ya iyalah, i`m nothing but sweet!” GLEK!

December 5, 2008

Bu waks is looking for the white jacket…

Btw, yang pada nggak tau bu waks itu siapa, itu adalah panggilan bu wakil ketua. Yup! Setelah berbulan-bulan M.I.A, bu waks hadir kembali. Pasti banyak yang merindukan bu waks, bu waks sangat yakin itu. But now I’m back and you all can give me a big hug, thanking God that finally bu waks is posting again. *mwahahaha…*

Banyak kejadian yang bu waks alami selama M.I.A, termasuk hampir pensiun dari EJD karena perjodohan yang tdk berujung manis *I guess I’m not Siti Nurbaya material*well, soal yang itu ada lucunya, ada sedihnya sih but I proly will keep that to myself. Nah, yang lagi hits dalam hidup bu waks sekarang adalah the man in the white jacket!

Kalian pasti mikir, white jacket? Maksudnya white sweatshirt atau jumper?

humm…nope.

And he’s not a doctor either.

I’m talking about a cook. Yup, koki! Bu waks baru tau kalo mereka menyebut diri mereka itu white jacket. Dan dia juga bukan chef -yang disesali salah satu teman bu waks. Teman bu waks itu bilang, “kenapa lo nggak naksir manager aja sih! masa koki!” Dibilangin gt, bu waks pura-pura bego aja. hahahaha.

Bagaimana dan mengapa bisa koki itu?

Suatu ketika, tanggal 23 november 2008, Bu waks jalan-jalan di Grand Indonesia bersama adik bu waks. Lalu dengan niat suci dan mulia, bu waks berniat untuk menghadap Tuhan karena emg sudah waktunya *ke musholla, bukan ke liang lahat lho!* So, bu waks pergi ke lift west mall dan karena males nunggu lift ke bawah, bu waks ikut aja lift ke atas yang datang duluan. Di dalam sudah ada segerombol koki-koki. Radar cowok ganteng adik bu waks yang super sensitif langsung bekerja. Adik bu waks yang minus 1,5 tapi nggak mau pake kacamata itu langsung nyeletuk, “cool“. Bu waks yang selalu make kacamata tetep nggak sadar, maklum radarnya jarang diservis.

Rombongan koki itu turun di lantai 10, lift naik ke lantai 11 dan mampir lg ke lantai 10 dimana rombongan koki lain masuk. And thats when radar cowok bu waks berfungsi dengan maksimal. Cowok ini berdiri disebelah bu waks, wearing his cook uniform, the white jacket with hotel Indonesia Kempinsky emblem -sadly without a name tag like his friend, Zulfikar. He got his cook hat held firmly in his left hand -I was in his left. Dan bu waks dengan bodoh dan terang-terangan mengamatinya, from top to toe. Bu waks is a fan of guy’s shoulders and hands, and this time bu waks head is screaming “THIS GUY GOT IT ALL RIGHT!” and cute too! Presence dari cowok ini kentara banget and made me believe i have fallen in love *and maybe all the girls he ever met felt that ‘cuz my sist is feeling the vibe too*. Bu wakil freeze sejenak dan tanpa sadar lift sudah sampai di lantai 7. Rombongan koki itu keluar dan dengan semangat sportifitas para atlet, dia menepuk punggung temennya yang lagi bengong *not me…walau bu waks bengong juga* dan keluar dari lift sebagai kloter terakhir.

Bu waks dan adik bu waks liat-liatan. Lalu dengan nada dasar C=do, kami berdua berseru “keren bangeeeeet!” tanpa peduli dengan pasangan suami istri yang juga ada di lift itu. Kami menghabiskan waktu setelah itu dengan memuji betapa kerennya koki itu. Bu waks baru tau kalau koki ini beda dengan koki yang adik bu waks bilang “cool“. Adik bu waks mulai lebai waktu bilang, “adek liat tangannya berotot gitu, kak!” Bu waks langsung membayangkan jam-jam panjang yang dihabiskan koki itu mengulen adonan, mengangkat panci sup yang berat, mengaduk-aduk masakan berulang kali….ya, profesinya memang sangat sexy, bukan? *Bwaahaaha!*

Well the white jacket is still on my mind, sometimes in a psycho kinda way like searching through friendster since i know where he works. Bu waks ga menemukannya disana, sadly. Antara dia nggak punya FS, tidak mencantumkan company, fotonya nggak ada, atau married. Info yang bisa bu waks dapatkan dari org yang kerja disana cuma bahwa dapur hotel ada di east mall *sayang org ini kerja di housekeeping dan tidak kenal koki sana satupun*. Minggu lalu bu waks sampe bolos kuliah demi berkeliaran di Grand Indonesia dari siang sampai jam 8 malam *kesannya psycho bgt ya?* tapi yang bu waks dapati adalah lobi Hotel Indonesia Kempinski sendiri belom beroperasi. Masi berantakan dan banyak pekerjaan konstruksi. Pintu kaca yang menyambungkan mall dengan hotel aja terkunci. Cuma ballroom di west mall yang beroperasi.

Well, this is the 1st time bu waks se-psycho ini. Lebih tepat sih, penasaran. Temen-temen kuliah bu waks pun menganggap pencarian white jacket sebagai petualangan seru dan mereka pengen ikut mencari. Mereka bahkan lebih semangat dari bu waks! hahahaha! Tapi salah satu temen bu waks nanya, “klo udah ketemu terus lo mau ngapain?”. Bu waks juga nggak tahu, pura-pura pingsan mungkin? *dasar pelawak!* Mungkin bu waks cuma ingin meyakinkan diri, dia memang sekeren itu, selanjutnya bu waks serahin ke Tuhan aja :D

So, if you guys know any cook that worked there, please leave a comment or send us an email. Bu waks penasaran abiss!

xoxo…

-bu wakil ketua-