May 18, 2009...3:04 pm

El Jomblo Desperado BUBAR!!!

Jump to Comments

Yah…..benar saudara El Jomblo Desperado bubar! B-U-B-A-R. Pasti pada kaget ya….secara: Tujuan EJD yaitu jomblo zero belum terlaksana dan bahkan 2 orang pengurus abadinya  ( Bu Kets dan Bu Waks) masih jomblo sampai hari ini.

Jadi beginilah kisahnya……

Ceritanya….Bu Ketua mau melaksanakan nasehat-nasehat di buku yang paling sering disebutkan di EJD “The Secret!”  Menurut buku itu, jika kita menginginkan sesuatu kita harus dalam posisi menerima bahwa sesuatu itu sudah menjadi milik kita sekarang. Sow, kalau Bu Kets ingin pengsiun dari status “jomblo” secara hormat (biar dapat pesangon, tunjangan dan hadiah jalan-jalan), Bu Kets harus benar2 bertindak seakan-akan Bu Kets sudah tidak jomblo lagi…….

Bu Ketua berpikir-pikir lagi akhir-akhir ini, apa saja perbuatan Bu Ketua yang tidak sesuai dengan keinginan Bu Ketua untuk tidak jomblo lagi. Ah….ternyata daftarnya nggak panjang-panjang banget kok : Dengan senang hati jalan ke mall sendiri kalau nggak ada teman, seharian di kos nonton HEROES 1 session, kalau malam minggu yang ditelpon malah bapak-ibu, adik, kakak, ipar atau teman2 cewek, nonton sendirian, naik busway tanpa tujuan sendirian, main bowling ama temen kos (cewek, red), bersepeda sendirian keliling kota……and the greatest of all “Jadi KETUA EL JOMBLO DESPERADO CLUB”……………..

Gara2 Buku ini Bu Kets berniat pensiun dini.....

Gara2 Buku ini Bu Kets berniat pensiun dini.....

Kalau Bu Ketua bener2 mau melaksanakan isi buku itu, ada hal yang selama ini bertolak belakang dalam hidup Bu Ketua dengan yang tertulis dalam buku itu, yaitu “Bagaimana anda bisa mendapatkan apa yang anda inginkan jika hidup anda dalam posisi menolak apa yang anda inginkan” atau dengan kata lain “Gimana Bu Ketua melepas status jomblo kalau status Bu Ketua saat ini jadinya Ketua gerombolan si-Berat-nya orang2 jomblo?”

Melalui proses yang panjang, bersemedi dan kontemplasi yang dalam…..akhirnya Bu Kets putuskan untuk melepaskan status jomblo Bu Kets yang sudah melegenda yaitu dengan cara Bu Ketua akan tetap menjadi Ketua EJD!” ( kecuali bu Wakil bener2 menginginkan jabatan ini…boleh dah kita tukeran!) Ya gimana sih Bu ketua…..tadi katanya mau mengamalkan “The Secret” dan pengsiun dengan hormat??? Gini loh, sebenarnya dengan menjadi Ketua EJD, Bu Ketua sedang dalam tahap menerima…menerima status No More Jomblo! Weiiiitttt…..jangan berkerut-kerut gitu dong jidatnya. Karena kalau sudah jadi Ketua Klub Jomblo, jabatan ke-jomblo-an apa lagi yang ada diatasnya??? Komisaris direktur jomblo??? Nggak ada kan??!!

Jadi satu-satunya jabatan yang belum Bu Ketua raih adalah “Nggak Jomblo lagi” atau dalam ilmu komunikasi dinamakan “in relationship” dan dalam ilmu hukum, chapter hukum keluarga dinamakan “married” (Ketahuan Bu Kets dulu kuliah dimana….!)

OK…alasan Bu Kets memang mengada-ada, “harusnya semua anggota EJD yang ingin mengakhiri status Jomblo memang harus mulai berpikir bagaimana berpikir dan bersikap seolah-olah anda sedang mempunyai pasangan” Kalau contoh di buku itu, ada cewek yang memarkir mobilnya di garasi agak ke tepi untuk memberi space pada mobil lain”. Jadi menurut pikiran si cewek itu, “bagaimana gw bisa punya cowok, kalau gw parkir mobil di tengah2 garasi dan nggak menyisakan tempat buat pasangan gw???”

Nah….jeng2 and mas2 semua….tirulah cara yang benar, maksud Bu Kets cara mbak2 pemilik mobil yang ada di “The Secret” itu. Bukan alasan ngasal Bu Ketua nggak mau turun dari jabatan tadi…..kalau itu sih mungkin Bu Ketua takut kena Post Power Syndrom aja kalau gak menjabat jadi Ketua apapun. Tapi kalau dipikir2….mungkin untuk mencapai tujuan Club yaitu “Zero Jomblo”….ide pembubaran EJD lucu juga?????

2 Comments

  • hm… bu kets kenapa cih?
    mikirin banget, ya? abis perasaan postingan lo muter2 aja. intinya….lo masi ketua apa kagak? masih kan?
    bu waks juga udah baca kitab secret tapi chapter itu tetap tak ku mengerti. Mungkin karena itulah bu waks masih “bu waks”.

    • eljomblodesperado

      Kalo nurutin buku itu…harusnya kagak! Tapi secara ini satu-satunya club gw bisa mengangkat diri jadi Ketua….berat juga kalau harus membubarkan EJD. Gitu loh Bu Waks! So….sampai detik ini dengan terpaksa (terpaksa-nya pakai tanda “….”) yah…..gw tetap jadi Ketua EJD..he…he….

      – Bu Ketua–


Leave a Reply