Salah satu tempat paling strategis untuk mencari jodoh buat para ikan kering adalah…Kantor. Sudah banyak cerita-cerita tentang pasangan di sekitar kita yang bertemu karena mereka satu kantor. Bayangkan betapa hebatnya ide itu, kamu dibayar tiap bulan, kamu bisa menyalurkan produktifitas kamu dan kamu dapat bonus ketemu jodoh tanpa harus banyak berusaha “beredar” di tempat lain. Secara sebagian waktu kita saat berumur 20an ke atas dihabiskan untuk bekerja, sebagian lagi untuk tidur, dan sebagian lagi untuk mengurus diri sendiri. Jadi mencari jodoh di kantor membuat waktu kita jadi lebih efisien *kecuali tentu saja buat yang bersikeras tidak mau dapat jodoh orang sekantor. Buat yang begitu, menyerahlah…omongan jomblo tuh gak bisa dipercaya!*.
Well, teori ini memang manjur untuk sebagian besar orang, tapi buat sebagian lagi mereka cuma sial dalam memilih tempat bekerja. Contohnya, Ibu ketua.
Ibu Ketua bekerja di sebuah kantor yang klo kita sebut namanya kita bakalan takjub dan membayangkan bule-bule tampan yang single dan high quality jomblo berseliweran di depan meja kerjanya. Walaupun begitu, Bu ketua selalu bilang, “tempat kerja gw nggak secanggih yang lo bayangin!”
Bu Wakil: emang kenapa?
Bu Ketua: soalnya klo diibaratkan pria-pria yang sudah berpasangan itu haram digebet = babi haram dimakan, maka kantor gw adalah kandang babi!
Bu Wakil cuma bisa ngakak miris karena dia tadinya udah semangat pengen minta dikenalin ke temen-temen kantor bu Ketua. Lain halnya dengan kepala cabang EJD Borneo yang dikelilingi lelaki-lelaki tapi nggak mau bagi-bagi ama bu wakil…*hai, kau, manusia maruk! diperintahkan padamu untuk berbagi dengan temanmu!*
Ok-lah, mumpung umur masih 20an gini cowok-cowok yang berpasangan itu boleh dikategorikan haram untuk digebet. Kayak kata ibu Pat Benatar, “we are young! Heartache to heartache, we stand! Love is a battlefield…”
Umur 20an tuh persaingan tinggi tapi tenaga masih banyak, kulit masi kenceng, kesempatan juga banyak, dan pilihan juga lebih beragam mule dari mahasiswa *brondong-brondong manis* ampe yang agak tuaan*bujang-bujang lapuk*. Jadi dengan mengharamkan pilihan cowok yang sudah berpasangan pun, kita bisa nggak terlalu cemas.
Tapi waktu terus berjalan dan tanpa sadar umur 30an pun datang, dan wow…para ikan kering belom dapet jodoh juga? OMG! Lampu kuning nih. Peringatan! Tenaga masi lumayan banyak si tapi nggak kayak dulu, kulit udah mulai agak-agak kendur, gaul udah mulai terbatas, pilihan makin sedikit soalnya umumnya para lelaki sudah menikah umur segitu dan musti sadar usia juga *masa ngegebet mahasiswa. Tapi mahasiswa S2 keatas gpp dink*. Pilihan pria berpasangan mungkin mulai masuk dalam pertimbangan. Klo di ibaratkan hukum Islam, jadi Makruh. Dilakukan nggak dosa, nggak dilakukan berpahala. Secara sekarang mule banyak wanita yang jadi istri kedua.
Kemudian 10 tahun berlalu dan umur 40an keatas pun menyapa *halah…bahasanya!* dan waduh! Para ikan kering masih saja menjadi ikan kering? OMFG! Umur segitu mah tenaga udah mule kurang, kulit kendur *kecuali anda Demi Moore*, gaul…*speechless*, pilihan tinggal dikit *kecuali anda Demi Moore juga*. Kali klo umur segitu masih jadi ikan kering juga, lelaki beristri pun dipertimbangkan jadi Halalan Thayyibah kali yah? hehehe….
Im just joking around, guys. Please don’t take this seriously dan menjadikan pria berpasangan ato wanita berpasangan jadi halal setelah membaca posting ini, kekeke.
Para ikan kering…Fighting!
7 Comments
May 16, 2008 at 11:45 am
Ternyata Bu Wakil diam-diam mempelajari dengan benar-benar FIQIH JOMBLO(Bu Ketua terharu) Harusnya ada tambahan juga untuk hukum “sunah” dan “mubah” itu untuk kasus yang bagaimana…(belajar Fiqih itu gak boleh setengah-setengah!!!) Bu ketua juga mo mengucapkan terima kasih pada tetangga kamar Bu ketua *sudah 3x menolak dijadikan penasehat club* yang menginspirasi dengan ucapannya “Suami orang adalah babi, maka haram hukumnya…!”
May 19, 2008 at 2:43 pm
Dunia engineering emang isinya cowo semua, sayangnya cowo2 itu emoh ama cewe keren tahan banting spt gw, maunya ama mbak2 feminin kyk CS di bank2 entuh. Jadi bukannya gak mau bagi2 bu, tp antri dong ah… Gw dulu… urut cantik !!!!! atau mungkin gw harus ganti profesi jd CS?.
Lagian setelah di filtrasi (ngomong apa gw?!) yang prospektus gak banyak kok, selain haram krn udah berubah jd spesies babi, yang enak dipandang mata ternyata jenis pemakan babi (hiks..), duh… hati ku tersayat krn cintaku pada bangbul (abang bule) bakal tak direstui orang tua…
Begitulah cinta… deritanya tiada akhir
May 20, 2008 at 3:01 pm
Klu bu Wakil,hunting jodoh dimana? hehe..
Hmm, mgkn ada baeknya nyari tmen cowok sbanyak2nya saat ini, selagi kulit msh kenceng, kekeke..
Syapa taw, ktika umur ampir 30 dan msh jd ikan kering, qta bs hubungi salah satu tmen lama ituh, pastinya dng alesan nanya kbr doank.. kyk di pelem2 holiwud lah. Syapa taw jg tmen2 cowok ituh msh jomblo dan udh brubah jd pangeran brkuda putih [sesuai dng kriteria cowok idaman qta].
Yg penting kan ada usaha dan lebih ngebuka mata-hati qta *mata atow hati, Bu? kekeke*
Klu umur 35an msh jomblo jg, bsk2 aja deh mikirnya, haha (=
May 22, 2008 at 10:06 pm
hehe…
saya termasuk yang haram ngga ya
wkwkwk…
halo melly..
ups.. gaBoleh nyebut nama ya ;p
datang ke blog saya di deddy.web.ugm.ac.id ya
(promo always mode: “on”)
*kabur……..
May 27, 2008 at 8:27 pm
@EJD borneo
Terimalah nasibmu, nak. sepertinya kau memang ditakdirkan untuk menderita.
Mwahahahahaha!
btw ya, kata pak ustadz orang yang suka berbagi itu nggak akan pernah kekurangan. pasti dikasi lebih sama Tuhan *ilmu fiqih Jomblo juga nih!*
@ ibu peri…
bu wakil skrg lagi “cuti” mencari lelaki *brarti skrg mencari wanita donk? ya nggaaaakkk kaleee! saya masih normal!*
Gak lama kok… klo nggak mubazir kulit kencengnya! Tapi ide anda tentang membuka mata-hati akan saya tampung. hihihi…
@deszta
hai, kau makhluk narsis! sudah kubilang dilarang sebut merk! apalagi merk asliku!
btw, numpang promo di sini bayar tau! hehe…
May 31, 2008 at 5:03 pm
Kenapa selalu suka ma babi wanita(blm nikah c),haauuummm…
July 13, 2009 at 9:16 am
[...] male-friend, paling2 teman2 kantor…para babi (yang nggak tahu artinya “babi” klik disini), teman2 sekolah dulu….sebagian babi, sebagian udah pacaran ama sesama teman sekolah (padahal [...]