June 22, 2009

and he said, “im not into dating girls my age”…

hello, everyone… bu waks in da house, yo. good to finally have something to write in here.

Jadi, kemarin teman SMU bu waks menikah di salah satu kota satelit jakarta. kota ini cukup jauh sehingga bu waks cukup deg-degan nyetir sendiri ke sana. the wedding was lovely, and im wearing the “high school friends” uniform from the bride.

anyway, yg pengen bu waks highlight disini adalah tentang pria di masa lalu yang datang. yup, my high school crush atau seterusnya disingkat menjadi oknum “MHSC”. Bu waks nggak nyangka MHSC datang karena mengingat dia tidak pernah mau datang ke acara-acara alumni SMU kami. but then there he is.

bu waks sendiri datang dengan sahabat cewek waktu SMU yang juga MHSC’s best friend. but note that MHSC and bu waks is not best friends. we probably were, but then we weren’t.

its a standing party, jadi bu waks, temen bu waks, MHSC, dan temannya MHSC (cowok) makan sambil berdiri dan ngobrol. MHSC bilang dia baru putus sama pacarnya yang lebih muda dan minta dikenalin cewek sama temen bu waks. temen bu waks langsung bilang, “ngapain jauh-jauh nyari. ini ada temen gw single!” maksudnya bu waks.

and thats when he said, “im not into dating girls my age”…

Dalam hati bu waks berseru, “what the..!?”. tp bu waks tidak mau menganalisisnya saat itu juga. i have no drama policy. but now, im going to analyze it with my analyticaly-smart-brain. the result is:

WHAT A LAME REASON THAT IS! ITS BULLSHIT! ITS A TOTALLY TOTAL BULLSHIT!

didn’t he had any other smooth reason to throw my friend’s suggestion? something like “are u kidding me? she’s my friend!” (classic but safe) or “im not into smart girl” or “im looking for a dumb girl so i can fool her”. at least my pride would still be intact. Gosh!

I know he’s into older girls and younger girls, and girls his age. i know his history, for God sake! i went to the same high school, we know the same people! what different does it makes anyway when i know he had a broad taste on female in any level of age! u see, age is a poor way to measure maturity. you can be 25 yet still acts like 19 yrs old, or be 25 but act like a sinical 30 yrs old. I mean if you gather 10 girls who are 25 yrs olds, i promise you their maturity and personality is different from each other! so whats the same age thing got to do with it? “same age”… berarti yang di ‘ban’ cuma satu umur, satu tahun kelahiran. gw masih bisa ngerti klo dia cuma mau sama cewek yang lebih muda, atau cewek yang lebih tua. mungkin dia suka cewek yang dewasa atau cewek yang manja. no “same age” policy is bullshit policy!

there you go.

About me, am I still in love with MHSC? ngeliat dia yang sekarang, nggak. dia yang dulu, mungkin. ntah lah, bu waks juga sudah lupa dia yang dulu gimana tapi yang jelas secara fisik nggak banyak yang berubah. Tapi kemarin “sense of presence” nya nggak begitu mempengaruhi kesadaran bu waks dan suaranya yang sekarang juga nggak seperti yg bu waks kira. dulu kayaknya semua ttg MHSC bisa bikin bu waks gila, he seems soooo cool. namanya juga remaja. maybe now we’re grown up and be different people, where I definitely grown up to be much cooler girl.

anyway…he’s a total a**hole now. beware of these species, ladies.

bu waks on PMS, out.

June 3, 2009

miss judge living in the past

just a thought though…

Kemarin salah satu temen bu waks cerita kalau high school sweetheart-nya yang terkenal ganteng, atlet, dll (you know the tipe) sudah menikah dengan salah satu cewek di geng populer sekolahnya dulu. *somehow kalo denger cerita SMU dia, bu waks kebayang cerita the OC*. mereka menikah dalam usia yang relatif muda.
Reaksi bu waks waktu itu adalah “ih, kalau kyk gitu serasa living in the past nggak sih?” Apalagi kasusnya yang kayak begitu, the beautiful guy in high school married the beautiful girl in high school. kan kayak kamu menikah dengan kenangan masa jaya kamu di SMU.

Prom_king_and_queen

Setiap ngeliat pasangan pasti teringat masa jaya itu. She/he will always be that popular kid in high school, apalagi teman2 yang dikenal adalah teman2 yang sama, cerita2 yang dibagi juga kebanyakan kenangan2 seperti itu. Iya, nggak sih?
Bu waks dan teman waktu itu sudah bertekad tidak mau mendapat pasangan yang seperti itu *dengan asumsi masa jaya kami juga waktu SMU, hehehe*. kami berdua merasa hal itu cukup menyedihkan.
Tapi kalau dipikir-pikir mungkin bu waks juga living in the past. Past kan nggak cuma SMU aja, kuliah S1 juga bagian dari “the past”. Kebanyakan teman-teman terdekat bu waks sekarang adalah teman2 waktu kuliah S1, termasuk bu kets. Dan setiap kami berinteraksi, curhat atau main, pasti kebawa kebiasaan-kebiasaan masa lalu yang masih agak pecicilan. Kembali seperti waktu usia masih 19 dan hidup nggak terlalu rumit. Yah pasti ada pendewasaan tapi klo ngeliat teman lama pasti terasa nuansa masa lalu yang begitu indah *ahai*
Ya, gimana mau pensiun kalau pola pikir masi stuck di masa lalu begini yak? temenannya masih sama yang itu-itu juga sih, serasa remaja mulu. Perasaan belum harus menghadapi quarter life crisis, masi bisa main2. kadang shock sendiri klo inget umur *iya klo lg inget*
So, am I living in the past? maybe. bu waks harusnya berkaca sebelum bilang hidup orang lain seperti itu. kayaknya bu waks harus melebarkan sayap pertemanan biar berkembang sedikit. sapa tau pensiunnya bisa cepet. amiiin!  hehe…

xoxo

bu waks

May 18, 2009

El Jomblo Desperado BUBAR!!!

Yah…..benar saudara El Jomblo Desperado bubar! B-U-B-A-R. Pasti pada kaget ya….secara: Tujuan EJD yaitu jomblo zero belum terlaksana dan bahkan 2 orang pengurus abadinya  ( Bu Kets dan Bu Waks) masih jomblo sampai hari ini.

Jadi beginilah kisahnya……

Ceritanya….Bu Ketua mau melaksanakan nasehat-nasehat di buku yang paling sering disebutkan di EJD “The Secret!”  Menurut buku itu, jika kita menginginkan sesuatu kita harus dalam posisi menerima bahwa sesuatu itu sudah menjadi milik kita sekarang. Sow, kalau Bu Kets ingin pengsiun dari status “jomblo” secara hormat (biar dapat pesangon, tunjangan dan hadiah jalan-jalan), Bu Kets harus benar2 bertindak seakan-akan Bu Kets sudah tidak jomblo lagi…….

Bu Ketua berpikir-pikir lagi akhir-akhir ini, apa saja perbuatan Bu Ketua yang tidak sesuai dengan keinginan Bu Ketua untuk tidak jomblo lagi. Ah….ternyata daftarnya nggak panjang-panjang banget kok : Dengan senang hati jalan ke mall sendiri kalau nggak ada teman, seharian di kos nonton HEROES 1 session, kalau malam minggu yang ditelpon malah bapak-ibu, adik, kakak, ipar atau teman2 cewek, nonton sendirian, naik busway tanpa tujuan sendirian, main bowling ama temen kos (cewek, red), bersepeda sendirian keliling kota……and the greatest of all “Jadi KETUA EL JOMBLO DESPERADO CLUB”……………..

Gara2 Buku ini Bu Kets berniat pensiun dini.....

Gara2 Buku ini Bu Kets berniat pensiun dini.....

Kalau Bu Ketua bener2 mau melaksanakan isi buku itu, ada hal yang selama ini bertolak belakang dalam hidup Bu Ketua dengan yang tertulis dalam buku itu, yaitu “Bagaimana anda bisa mendapatkan apa yang anda inginkan jika hidup anda dalam posisi menolak apa yang anda inginkan” atau dengan kata lain “Gimana Bu Ketua melepas status jomblo kalau status Bu Ketua saat ini jadinya Ketua gerombolan si-Berat-nya orang2 jomblo?”

Melalui proses yang panjang, bersemedi dan kontemplasi yang dalam…..akhirnya Bu Kets putuskan untuk melepaskan status jomblo Bu Kets yang sudah melegenda yaitu dengan cara Bu Ketua akan tetap menjadi Ketua EJD!” ( kecuali bu Wakil bener2 menginginkan jabatan ini…boleh dah kita tukeran!) Ya gimana sih Bu ketua…..tadi katanya mau mengamalkan “The Secret” dan pengsiun dengan hormat??? Gini loh, sebenarnya dengan menjadi Ketua EJD, Bu Ketua sedang dalam tahap menerima…menerima status No More Jomblo! Weiiiitttt…..jangan berkerut-kerut gitu dong jidatnya. Karena kalau sudah jadi Ketua Klub Jomblo, jabatan ke-jomblo-an apa lagi yang ada diatasnya??? Komisaris direktur jomblo??? Nggak ada kan??!!

Jadi satu-satunya jabatan yang belum Bu Ketua raih adalah “Nggak Jomblo lagi” atau dalam ilmu komunikasi dinamakan “in relationship” dan dalam ilmu hukum, chapter hukum keluarga dinamakan “married” (Ketahuan Bu Kets dulu kuliah dimana….!)

OK…alasan Bu Kets memang mengada-ada, “harusnya semua anggota EJD yang ingin mengakhiri status Jomblo memang harus mulai berpikir bagaimana berpikir dan bersikap seolah-olah anda sedang mempunyai pasangan” Kalau contoh di buku itu, ada cewek yang memarkir mobilnya di garasi agak ke tepi untuk memberi space pada mobil lain”. Jadi menurut pikiran si cewek itu, “bagaimana gw bisa punya cowok, kalau gw parkir mobil di tengah2 garasi dan nggak menyisakan tempat buat pasangan gw???”

Nah….jeng2 and mas2 semua….tirulah cara yang benar, maksud Bu Kets cara mbak2 pemilik mobil yang ada di “The Secret” itu. Bukan alasan ngasal Bu Ketua nggak mau turun dari jabatan tadi…..kalau itu sih mungkin Bu Ketua takut kena Post Power Syndrom aja kalau gak menjabat jadi Ketua apapun. Tapi kalau dipikir2….mungkin untuk mencapai tujuan Club yaitu “Zero Jomblo”….ide pembubaran EJD lucu juga?????

May 10, 2009

bu waks mo numpang curhat…

Antara bu ket dan bu waks, tentu saja yg paling emosional adalah saya, bu waks… bisa dilihat dari tipikal posting yang ada di blog EJD.

hai! Perkenalkan kembali, saya bu waks yang dalam beberapa minggu lagi akan resmi masuk quarter life crisis….

ok, saya tahu kalau sudah lamaaaa sekali tidak posting. selama ini bu kets terus yg ngisi. Dia juga ngeluh tuh sama saya. dan sekalinya posting malah curhat. but, anyway busway…EJD adalah blog independen. tidak ada pesan-pesan sponsor disini jadi saya bebas menulis apa saja! termasuk mempermalukan diri sendiri… aaaaahhah

Setiap bu kets ngomel sama bu waks, bu waks pasti beralasan “lg nggak punya inspirasi…” yeah, dia menyindir saya di beberapa posting. its true though. Kalo orang lain sering bilang “feeling blue”, maka bu waks pasti sedang “feeling grey”.

nooo...thats not bu waks...

nooo...thats not bu waks tp expresinya sama...

Single people…like me…and bu kets *of course!*… gets a kick from their job/study or their hobbies or their friends/families. Bu waks tau kalau bu kets lagi so into her job right now. Bu waks sendiri punya pekerjaan yang cukup exciting, but lately its not that exciting enough… hobbies, bu waks sudah mulai bosan dengan novel2 chicklit… friends,they are all sooooo busy lately… semakin melengkapi “grey” moment yg bu waks alami. gejalanya, reaksi bu waks sangat datar akhir-akhir ini. kemarin dosen baru bu waks ngelawak dan satu kelas ketawa ngakak…kecuali bu waks. Teman bu waks ngira bu waks nggak ngerti joke-nya. I do get it. I just dont think its funny enough.

Apa? cari pasangan aja? yeah, itu kepikiran juga tapi dengan penyakit WR2RG yg bu waks miliki akan membuat hal itu sangat susah untuk dilakukan. Dulu bu waks nggak tau kenapa bu kets kesel banget kalo ada orang yang nawarin dia untuk dikenalin ke temen cowok, well sekarang bu waks tau. its too embarrasing! Kalo mau ngenalin ya udah, kenalin langsung aja! nggak usah nanya apa bu waks mau atau nggak karena penyakit WR2RG bu waks akan langsung kumat sehingga bu waks akan berkata “nggak!”

Iya, bu waks tau soal “the spark” yang disebabkan lelaki bisa membuat hidup lebih berwarna. Tapi menurut film “he’s just not that into you”, the spark diciptakan oleh para lelaki karena para wanita suka drama/excitement dari misteri perilaku mereka. contoh: ketika mereka tidak menelepon si wanita selama berhari-hari, para wanita semakin menginginkan mereka. Dari film “accidental husband” juga mengatakan bahwa “the spark” bisa menyebabkan api dan api bisa membakar rumah kita or in this case, breaks our heart. Tapi kedua film itu berakhir bahagia dengan si cowok yg meyebabkan spark itu, that is so hypocrite of them, left me no more than clueless again. Dan yang lebih membingungkan lagi, kenapa bu waks tetep aja seneng nonton film2 cinderella begini!!!

Bu waks kmrn akhirnya bisa ketemu bu kets and we had a “karaoke evening”. bu waks nanya, apa yang harus bu waks lakukan untuk meng-convert “feeling grey” jadi “feeling colorfull”. Dia bilang kayaknya bu waks harus traveling… tp bu waks mikir pengen traveling ke tempat yang jauh dan seru sekalian, cuma masalahnya adalah waktu dan bu waks perlu teman traveling.

ok, ok…itu cuma alasan.

anyway, apakah kalian anggota/non anggota EJD punya saran lain untuk bu wakil? Tolong jangan menyarankan untuk cari pacar…its too easy to say and too hard to do for me. and for bu kets too i guess…  :D

feeling grey and confused…

-bu wakil ketua-

April 8, 2009

“Rumor Has It”

Lah kok Bu Ketua Lagi???? Apakah Bu Wakil masih “tergolek tidak berdaya” memendam rasa? Nggak juga! Bu Wakil mengeluhkan pada Bu Kets kalau dia terkena efek domino dari penyakitnya kemarin. Kata Bu Waks, “gw sekarang suka tiba-tiba jadi autis”. Nah lo…sapa bilang Bu Kets tukang gosip, sudah jelas Bu wakil terkena penyakit asmara, gejalanya jelas “panas tinggi dan tiba-tiba autis”! Nggak mungkinlah Bu Waks memikirkan Bu Kets….lha Bu Kets sudah banyak yang mikirin (mikirin kenapa nggak nikah-nikah maksudnya…!)

Sebentar-sebentar kita lihat reaksi Bu Waks, “apakah wajahnya tersipu kemerah-merahan” atau “merah padam”….Weiiiittt, kayaknya yang kedua deh. Kabuuuurrrrrrr!

Postingan ini nggak ada hubungannya ama Pelem "Rumor Has It"..disambung-sambungin doang!

Postingan ini nggak ada hubungannya ama Pelem "Rumor Has It"..disambung-sambungin doang!

Jadi jeng-jeng dan mas-mas para” ikan kering” semua, lihatlah betapa rentannya kaum kita terkena gosip dari gosip “rumahan” sampai gosip”murahan”. Bu Kets misalnya, kalau pulang teng-go dari kantor orang sekantor sudah tahu kalau Bu Kets bakal nonton. Hanya saja selalu saja ada pandangan curiga kalau kali ini Bu Kets nggak lagi nonton Pelem kartun sendirian di 21 (iya… emang menyedihkan, jangan diketawai dong!) tapi sedang nonton Romantic Comedy dengan makhluk bernama “lelaki”. Besok paginya dicuit-cuitin deh…sampai akhirnya Bu Kets mengeluarkan sepotong tiket dengan tulisan “Madagaskar 2” untuk membuktikan kalo Bu Kets masih Cartoon Mania as before. Cuma celetukannya beda lagi, “Akhirnya, kamu menemukan cowok yang juga suka nonton pelem kartun”. Halah….capeee deh!

Tapi jangan salah juga, kaum jomblo juga pandai menciptakan rumor sendiri. Yah gimana lagi, kalo nggak bikin rumor sendiri dunia kita pasti sesepi ini…..krik…krik…krik. Temen cowok Bu Kets juga gitu, tiba-tiba menulis status married di fesbuknya. Padahal jelas-jelas kemarin baru curhat kalau lagi patah hati lagi. Kata dia ini bukannya sok pengen mengejutkan orang tapi gw lagi dalam posisi “denial”….hmmm, alasan! Kalo Bu Kets sih jujur aja, juga suka iseng membuat gosip untuk diri sendiri. Habis ingin ngerjain orang-orang yang nggak bosen-bosennya menanyai status bu Ketua…… kayak Miss La Jomblo Borneo yang menulis status fesbuknya “I`m not longer listed as single”? Bener jeng, rasanya menyenangkan mengerjai orang-orang itu….hmmmmm puaaasss!

Yah setidaknya menuliskan apa yang diharapkan orang lain kan berpahala…orang pingin kita punya pacar kita tulis “in relationship”, orang ingin kita menikah yah kita tulislah “married”, kali aja ada malaikat lagi lewat pas kita nulis dan bilang, “Amiiiinnnn!”

Oh ya, tadi sampai mana kita menggosipkan bu Waks? Oh iya, Bu Waks lagi kena panah asmara, kayaknya para dokter sudah angkat tangan, karena gejala autis bu Waks dilanjutkan dengan suka ngelamun, suka telat ujian………..alasannya sih banjir, padahal Bu Kets tahu, “Bu Waks nggak sempat belajar karena kebanyakan ngelamun” Makanya Bu Kets penasaran siapa sih yang dilamunin Bu Waks, sampai seperti itu…..??? (Tolong liatin ke belakang ya..jangan2 Bu Waks, sudah ada di belakang Bu Kets , sambil bawa tongkat Harry Potter, untuk menyihir Bu Kets jadi peri cantik….eh…jadi asbak ding!)

March 19, 2009

Musim “Penyakit” Telah Tiba!

Bu Wakil sakit….menurut kabar dari Fesbuk yang terakhir, panasnya mencapai 39,2 C. Bu Ketua sudah meminta Bu waks untuk segera ke dokter dengan menggunakan segala fasilitas EJD Club. Asuransi? Mobil Jemputan? Biaya Obat? Dokter Gratis? Sayangnya bukan! Maksudnya do`a 50.000 jombloers anggota EJD.  Secara menurut Bu Wakil sendiri, omongan jomblo sakti mandraguna……Doanya juga, Insya Allah!

Bu Ketua masih belum bisa menghubungi Bu Wakil tentang jenis sakit dan apa penyebabnya. Semoga saja bukan karena memendam rindu yang membara kepada seorang insan manusia! (Uuups, Maaf Bu Waks diriku tidak tahan menggosip kalau kau tidak ada!) Secara, semakin hari penyakit para ikan kering makin aneh-aneh aja. Bu Ketua iseng identifikasi beberapa penyakit atau gejala-gejala yang diderita para ikan kering. Kayaknya setelah musim valentine berlalu sekarang musimnya “penyakit” aneh-aneh diderita oleh anggota EJD:

1.    Mules lihat wajah mantan yang tiba-tiba nongol di friends teman di Fesbuk atau Frenster.

2.    Histeria berlebihan mendapat sms dari cowok yang baru dikenal, padahal isi sms-nya, “Eh maaf siapa tadi yang miscall aku ya?”

3.    Lemah, lesu dan males setiap kali ada undangan pernikahan. Biasanya gejala ini makin parah, kalau nggak ada temen yang bisa diajak pergi.

4.    Kuping suka berdengung…krik….krik…krik….atau zzzztttt…..zzzztttt…..karena sudah 2 bulan nggak ada gebetan.

5.    Pilek parah dan mata bengkak karena kebanyakan nonton Drama Romantis Korea.

6.    Insmonia  dan jantung berdebar-debar setelah kirim comment di wall cowok yang baru di-add setelah ketemuan di acara reuni.

7.    ……

8.    …….( anda lebih tahu dari Bu Ketua)

Ha..ha…lumayan juga hasil berburu Bu Ketua!  Terpaksa ada yang disamarkan dikit dari gejala penyakit aslinya, karena yang mengalami penyakit bisa marah-marah hi..hi…hi… (Sok menertawakan orang agar diri sendiri biar nggak ketahuan menderita gejala di atas juga) Daripada diderita sendiri jeng-jeng, kan lebih baik ditertawakan bersama-sama. Yah sekalian mengamalkan pelajaran PPKn dulu, “Gotong Royong dan Tenggang Rasa”  *Iya Bu Ketua paham, lama-lama omongan Bu Ketua makin ngelantur…tapi Bu Kets nggak demam kok!

Anyway, moga2 Bu waks cepat sembuh, soalnya ternyata pekerjaan Bu waks mendaftar jomblo-jomblo baru ternyata berat juga….!

March 3, 2009

Ada Dinosaurus di Kepala Kita…..!

Pulang dari ikut Trening di Bali kemarin, Bu Ketua dapat bacaan baru judulnya “Komik Non Komunikasi”, karya Larry Gonnick. Komiknya lucu, walaupun untuk penggemar manga atau anime seperti bu wakil misalnya, komik Gonnick ini pasti kelihatan berantakan. Ok gini…intinya, komik ini menceritakan soalnya carut-marutnya manusia melakukan komunikasi, karena hal yang disebut bahasa.

Katanya, sebenarnya manusia itu punya naluri hewani di dalam dirinya masing-masing. Yang mengatur tuh namanya sistem limbik di otak yang berguna untuk memerintahkan manusia untuk makan, berkelahi, melarikan diri dan…..ehm bereproduksi. Then, Gonnick merepresentasikan sistem limbik di otak itu  dengan wujud “dinosaurus” yang setiap saat membisiki telinga kita (dinosaurus termasuk makhluk ini paling atraktif dalam menarik pasangan loh!) Ilustrasinya sbb :  kalau bu wakil bertemu dan kenalan dengan cowok keren di Grand Indonesia misalnya, dan maka sistem limbik di otak bu wakil yang berhubungan dengan reproduksi (alias si dinosaurus) akan menyuarakan di kepala Bu wakil, “Ya ampun elo keren banget! Mau nggak jadi cowok gw??!!”

Tapi apakah itu akan terucap??? “YA NGGAK LAH, ENAK AJA! EMANG GW CEWEK CANTIK APAAN??!! ” (Suara Bu Wakil yang menggelegar langsung terdengar!)

Betul itu, Bu Ketua menebak pasti kata ini yang terucap, “hai sudah lama bekerja disini? enak dong!” atau “dulu kuliahnya dimana? Ha di jogja, sama!”

Nah pasti si dinosaurus di kepala kita langsung bilang, “Payah lo!”, tapi otak kita yang lain, yang sudah disekolahin bertahun-tahun sampai banyak banget S-nya (SD< SMP< SMA<S1<S2<S3<S-cendol) pasti akan membantah, “itu malu-maluin tahu! nggak etis! norak!” Jadi seringkali muncul malah bahasa-bahasa yang membuat maksud kita tak sampai. Contohnya nih ketika ada cowok itu ngajak kita pergi bareng teman2nya kita jawab, “Aduh gimana, ikutan nggak ya?” Dengan maksud nih, dia bakal bilang, “Ayolah ikut aja, aku kan pengen banget pergi ma kamu”. Tapi yang terucap dari mulut si dia malah, “Ya sudah, kalo kamu nggak mau ya gak pa-pa!”

Dinosaurus apa Burung Onta ya???

Dinosaurus apa Burung Onta ya???

Jadi Bu Kets, sebenarnya elo mau ngomong apa seh? Nyuruh kita mengikuti Si Dino yang membuat kredibilitas kita sebagai cewek manis and santun langsung lenyap? Jujur aja nih jeng2, Bu Kets juga bingung! Karena sebagai penderita WR2RG, dinosaurus di kepala bu Ketua udah marah2 sejak dulu, karena Bu Ketua malah mengeluarkan kata-kata yang sama sekali bertolak belakang dengan apa yang sebenarnya diinginkan otak bu Ketua.

So….gini kali ya (sekali lagi, jangan percaya omongan jomblo)  ikuti aja keinginan si dino *hanya untuk yang belum menikah*, maksudnya jangan mengucapkan atau melakukan hal-hal yang nyambung dengan apa yang kita inginkan. Udahlah jangan terlalu parno, salah tingkah atau banyak pertimbangan. Gunakan bahasa yang katanya modern dan keren yang diajarkan sekolah-sekolah dengan tepat dan kena langsung ke sasaran, tapi jangan juga terlalu canggih sampai orang yang kita ajak ngomong malah bingung. Contohnya apa Bu Kets? Ha..ha…jangan tanya, Bu Kets sendiri  salah terus kalo mempraktekkannya!

February 14, 2009

Its the D-day greetings!

greetings

Yup, inilah bulan keramat para Jomblo terutama tanggal yang tepat ditengah itu *you-know-what-number*. Seperti biasa bu ketua tidak bisa hadir dalam peristiwa penting untuk para EJD kali ini, seperti halnya saat launching blog pertama kali…Jadi kali ini bu wakil lah yang mewakili dirinya yang sedang menenangkan diri di kampung halaman. Bulan ini sepertinya terlalu berat bagi bu ketua. Marilah kita bersama-sama mendoakan kesehatan mental bu ketua. xixixi…

Well, sesuai instruksi bu ketua, bu wakil tidak akan memberikan sambutan sepanjang naskah pidato kepresidenan dan semoga tahun depan kita tidak merayakannya lagi. Amin.

HAPPY SINGLES AWARENESS DAY!!!


xoxo

-bu wakil ketua EJD-

February 10, 2009

Tugas Keempat

“However, saya akan berjuang agar kamu juga bisa menunuaikan tugas keempat yang menurut saya sangat penting : CARI JODOH DI ACEH”

Itu adalah paragraph terakhir dalam email yang ditulis oleh Bos Bu Ketua yang dengan kejamnya telah menjerumuskan Bu Ketua untuk bekerja 2-3 bulan di Kantor Aceh. Sebenarnya sih, Bu Ketua lagi kena karma karena dulu pernah iseng mengatakan bahwa bersedia ditempatkan di sana. Ketika Bu Ketua mencoba bekerja 10 hari disana, 6 bulan lalu, langsung deh Bu Ketua menelan semua kata-kata tentang Aceh yang dulu pernah terucap dengan indah (lirik lagu album terbaru Bu Ketua).Ternyata selain tidak dapat dipercaya, omongan jomblo juga sakti mandraguna, sekarang ucapan Bu Ketua benar-benar terlaksana *Betul Bu Wakil, omongan jomblo bahkan lebih sakti dari omongan wanita yang sedang ingin bermalas-malasan dengan alasan dalam masa menyusui*

Sebenarnya email itu cukup panjang dan membosankan, yang menjelaskan bahwa dalam waktu 3 bulan, Bu Ketua harus melakukan ini, itu, anu, sono, situ..tapi herannya di pada akhir paragraph ada kalimat yang mengganggu di atas. Sebelnya, email itu di-repply teman-teman Bu Ketua sekantor yang lain dan membahas sebaiknya apa yang harus Bu ketua dipersiapkan agar “tugas keempat” Bu Ketua terlaksana. Bahkan teman Bu Ketua yang lain bilang, “Jadi kamu belum boleh pulang ke Jakarta, kalau kamu belum mendapatkan satu nama yang bisa kita approve untuk calon suami kamu

Akhirnya Bu Ketua memutus reply email-email itu dengan bilang:

1. Tugas keempat tidak ada dalam kontrak saya

2. Tidak ada gaji tambahan untuk melaksanakan itu.

3. Atau, tugas nomor 1-3 dihapus, saya akan melaksanakan tugas nomor 4 saja.

Bu Ketua pernah bilang bahwa apapun yang dilakukan oleh seorang ‘ikan kering’ pasti dihubungkan dengan “that” things.  Tampaknya, akhir-akhir ini bukan hanya apa saja yang Bu Ketua lakukan akan dihubungan dengan bisnis perjodohan, tapi juga apa yang orang-orang rencanakan untuk Bu Ketua. Entah mengapa, Bu ketua merasa orang-orang di sekitar Bu ketua, baik itu temen kantor, temen kos, temen SMA, temen Kuliah, Temen Chatting, sampai “temen makan temen” lebih heboh dari bu Ketua sendiri, soal status jomblo Bu Ketua.

Mereka menawarkan berbagai alternatif, misalnya seperti Bos Bu Ketua yang menyarankan Bu Ketua “berburu” Di Aceh, atau temen Bu Ketua mengenalkan temennya yang ternyata cowok yang lebih 3 tahun lebih muda dari Bu Ketua (mungkin dia menduga Bu Ketua sejenis ulat bulu yang suka daun muda…hi..hi…hi….) dan teman sebelah meja Bu Ketua juga mengajak ikut pengajian yang entah di mana, untuk tujuan yang sama pula :perjodohan.

Jadi kenapa Bu Ketua masih saja jomblo, padahal tawaran begitu melimpah ruah, kayak diskon di Tanah Abang menjelang Lebaran??

Pledoi (aduh ingat jaman kuliah) Bu Ketua adalah:

Pertama, seringkali tawaran itu cuma sebatas tawaran. Kayaknya sudah menjadi semacam kewajiban kalau elo punya temen jomblo, maka harus ada kata-kata ini di sela percakapan, “mau gw kenalin ma temen gw nggak?”

Kedua, Bu Ketua adalah tipe “Best advisor in love “yang dengan semangat menyuruh teman Bu Ketua untuk ketemuan dengan orang yang baru dia kenal di fesbuk, tapi diri sendiri nggak pede bilang “hai” sama cowok yang baru dikenal di YM.

So, dari 2 alasan di atas, terlihat kan betapa susahnya Bu Kets meletakkan jabatan Ketua Club ini…phffffff! (mendesah panjang, berat,….seakan membawa beban dunia)

 

January 28, 2009

berita singkat klub….

Barusan Bu Waks dan Bu Kets mengadakan rapat pagi via satelit dan dari sana Bu Kets mengeluhkan bahwa dia akan keluar kota bersama orang yang pernah merasakan jurus jutex-nya (lihat Miss Cuex – Jutex).

Dalam keadaan diatas angin, Bu Waks pun menggoda *lebih tepatnya mengejek :p* bu Kets tentang petuahnya yang luar biasa canggih di artikel yang ia buat itu, “Buang muka jutex and cuex, walaupun itu bukan the right guy seperti yang diinginkan”. Nasihat yang bagus sekali untuk diteladani, bukan?

Merasa terancam, Bu Kets kita yang punya bakat besar dalam hal “ngeles” ini pun membalas dengan kata-kata sakti EJD “Omongan Jomblo Gak Bisa Dipercaya!”

Bu Waks jadi tidak bisa berkutik oleh ajimat saktinya sendiri. Kalimat itu sama saktinya dengan kalimat sakti wanita menyusui yang sedang ingin makan banyak lalu malas-malasan dengan alasan “sedang masa menyusui”.

Kalimat itu membuat pengecualian yang berpotensi mengancam semua rencana EJD menuju ZeroJomblo. ini dia celah hukum yang menjadi kelemahan EJD. Karena itu Bu Waks menghimbau para anggota, yang hari ini entah kenapa jadi lebih banyak gara-gara blog tetangga, untuk lebih bijaksana dalam mempergunakan kalimat sakti itu.

xoxo….
-Bu Wakil Ketua-